15 February 2013

GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN

Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak dengan lintasan berupa garis lurus dan kecepatannya berubah secara teratur. Gerak lurus berubah beraturan terjadi ketika kita mengendarai sepeda motor pada jalan lurus angka speedometer dalam selang waktu tertentu bergerak naik secara teratur.

Ciri-ciri GLLB antara lain:
1. Kecepatan berubah secara teratur (tiap detik menempuh jarak yang tidak sama).
2. Percepatan konstan/tetap (ada pertambahan kecepatan tiap satuan waktu).

Pada pembahasan sebelumnya telah disinggung tentang percepatan (asceleration). Percepatan merupakan perubahan kecepatan tiap satuan waktu.
Contoh benda yang melakukan Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) antara lain:
1. Benda jatuh bebas. Benda jatuh bebas dari ketinggian tertentu, semakin lama kecepatannya semakin besar.
2. Naik sepeda tanpa di kayuh pada jalan yang menurun. Sepeda akan bergerak semakin lama semakin cepat.
3. Naik mobil pada jalan lurus dengan menginjak pedal gas secara teratur.
Gerak mobil semakin lama semakin cepat.
Selanjutnya...

PENGERTIAN PERCEPATAN

Pernahkah kalian memperhatikan “speedometer” ketika mengendarai sepeda motor? Setelah gigi persneling dimasukkan, tangan memutar handle gas, maka sepeda motor
akan bergerak.

Mula-mula jarum spedometer menunjukkan angka 0 km/jam (kecepatannya = 0 km/jam). Setelah 5 detik angka jarum speedometer menunjukkan 30 km/jam (kecepatannya = 30 km/jam). Maka sepeda motor tersebut telah mengalami percepatan.

Percepatan atau asceleration (a) adalah perubahan kecepatan tiap satuan waktu.

Apabila kecepatan mula-mula lebih besar dari kecepatan akhir maka akan diperoleh percepatan yang berharga negatif. Percepatan berharga negatif sering disebut dengan perlambatan.

Contoh gerak perlambatan antara lain:
1. Pada peristiwa pengereman karena semakin lama geraknya semakin lambat  lama-kelamaan akan berhenti.
2. Bola yang di gelindingkan diatas karpet karena gesekan lama kelamaan akan berhenti.
Selanjutnya...

GERAK LURUS BERATURAN

Gerak lurus beraturan (GLB) adalah gerak dengan lintasan berupa garis lurus. Perubahan jarak yang di tempuh tiap waktunya selalu sama atau mempunyai kelajuan yang tetap. Contoh gerak lurus beraturan terjadi ketika kita mengendarai sepeda motor pada jalan lurus angka speedometer dalam selang waktu tertentu menunjuk angka tetap.

Dalam kehidupan sehari-hari jarang sekali kita menemui benda atau sesuatu yang benar-benar bergerak lurus beraturan. Kita dapat mengendarai sepeda motor dalam waktu tertentu dengan kelajuan tetap (kecepatan tetap) tetapi tidak mungkin kita bergerak dengan jalur yang sangat lurus.

Kita dapat menggerakkan suatu benda pada jalur yang sangat lurus tetapi kemungkinan kelajuannya tidak berubah adalah sangat kecil. Jarum jam merupakan contoh gerak dengan kecepatan tetap tetapi lintasannya tidak lurus (lintasan berupa lingkaran).

Kelereng dalam pipa paralon yang miring merupakan contoh gerak dengan lintasan yang lurus tetapi kelajuannya (kecepatannya) berubah (semakin lama semakin cepat).

Ciri-ciri gerak lurus beraturan (GLB) adalah:
1. Kecepatan tetap (setiap detik menempuh jarak yang sama).
2. Percepatan nol (tidak ada pertambahan kecepatan tiap satuan waktu)
Selanjutnya...

KELAJUAN DAN KECEPATAN

Berdasarkan pengertian jarak dan perpindahan, istilah Kelajuan (speed) juga berbeda dengan kecepatan (velocity). Kelajuan adalah jarak yang ditempuh tiap satuan waktu (besaran skalar), kecepatan adalah perpindahan tiap satuan waktu (besaran vektor).

Apakah yang membedakan dari kedua pernyataan berikut ini:
1. Kereta api bergerak dari Jakarta menuju Surabaya dengan kecepatan 80 km/jam.
2. Kereta api bergerak dari Jakarta menuju Surabaya dengan kelajuan 80 km/jam.
Jelaskan berdasarkan pemikiramu sendiri!

Telah kita ketahui bersama, benda yang bergerak akan berpindah kedudukannya. Apabila benda melakukan gerak (bergerak) pasti akan membentuk lintasan tertentu. Lintasan gerak sebuah benda bermacam-macam. Antara lain:
a. Gerak melingkar mempunyai lintasan berbentuk lingkaran,
Misalnya: gerakan dari jarum jam.

b. Gerak ellips mempunyai lintasan berbentuk ellips.
Misalnya: gerak planet mengelilingi bumi, gerak bumi mengelilingi matahari.

c. Gerak parabola mempunyai lintasan berupa garis parabola.
Misalnya: bola dilempar, bola ditendang melambung.

d. Gerak lurus mempunyai lintasan berupa garis lurus.
Misalnya: kelereng diluncurkan pada bidang miring, gerak benda jatuh bebas.

e. Gerak tidak beraturan mempunyai lintasan tidak beraturan.
Misalnya: gerak ujung pensil ketika digunakan untuk menulis
Selanjutnya...

JARAK DAN PERPINDAHAN

Jarak dengan perpindahan juga terdapat perbedaan. Jarak adalah panjang lintasan sedangkan perpindahan adalah jarak yang ditempuh dengan arah geraknya. Sebuah besaran yang tidak mengandung arah sering disebut dengan besaran skalar.

Sedangkan besaran yang mengandung arah disebut dengan besaran vektor. Maka jarak termasuk besaran skalar dan perpindahan termasuk besaran vektor.

Sebuah mobil bergerak dari kota A ke kota B sejauh 10 km, maka:
- Jarak kota A ke kota B adalah 10 km (besaran skalar)
- Perpindahan mobil dari kota A ke kota B sejauh 10 km ke arah timur (besaran vektor).

Jarak diukur dari kota A ke kota B maupun dari kota B ke kota A tetap sama, karena tidak mengandung arah. Sedangkan perpindahan dari kota A ke kota B berbeda dengan perpindahan dari kota B ke kota A, karena dari kota A ke kota B arahnya ke timur. Sedangkan dari kota B ke kota A arahnya ke barat.
Selanjutnya...

KONSEP DASAR GERAK

Gerak dalam fisika bersifat relatif. Artinya bergerak atau tidaknya suatu benda sangat tergantung pada titik acuannya (dari sudut mana memandangnya). Benda dikatakan bergerak apabila ada perubahan kedudukan terhadap benda lain yang digunakan sebagai titik acuan.

Contoh:
Meja yang berada di ruang kelas diam atau bergerak?
Meja di ruang kelas diam terhadap bumi. Tetapi meja tersebut bergerak terhadap matahari atau bergerak terhadap planet yang lain.
Budi sedang mengendarai sepeda dari rumah menuju ke sekolah . Bergerakkah Budi?
Budi bergerak terhadap rumah, tetapi Budi diam terhadap sepedanya.

Di samping gerak bersifat relatif, ada benda yang kelihatan bergerak tetapi sesungguhnya benda tersebut tidak bergerak yang disebut dengan gerak semu. Gerak semu adalah benda yang diam terlihat bergerak, gerak semu pada umumnya berlawanan dengan arah gerak sebenarnya.

Misalnya:
Ketika kita naik bus yang sedang berjalan ke arah timur, maka pohon yang ada diluar bus terlihat berjalan ke arah barat (bergerak berlawanan dengan arah gerak bus).
Selanjutnya...