19 February 2013

MENGHUBUNGKAN KONSEP ATOM DENGAN PRODUK KIMIA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Banyak benda-benda di sekitar kita yang pengolahannya menggunakan reaksi kimia
atau biasa disebut sebagai produk kimia. Pembuatan detergen, margarin, air murni, dan asam sulfat serta garam dapur adalah contoh pemanfaatan konsep atom, molekul dan ion pada produk kimia sehari-hari.

Pembuatan detergen
Oleh karena berkurangnya tanaman yang menghasilkan minyak sementara jumlah
penduduk semakin banyak maka kebutuhan manusia akan sabun tidak tercukupi. Melalui
kemajuan teknologi, ditemukanlah bahan pencuci sintetis, yaitu detergen. Ada dua jenis detergen sebagai berikut.

a. Detergen keras: sukar diuraikan oleh bakteri sehingga menimbulkan pencemaran
lingkungan.
b. Detergen lunak: dapat diuraikan oleh bakteri sehingga tidak terlalu menimbulkan
pencemaran.

Adapun bahan pembuat detergen adalah sebagai berikut.
a. Bahan penurun tegangan permukaan
Bahan penurun tegangan permukaan digunakan untuk memudahkan mengikat kotoran
dan menimbulkan busa, antara lain sebagain berikut.

1) Alkil Benzen Sulfonat (ABS) + NaOH menghasilkan Natrium Alkil Benzen Sufonat
(detergen keras).
2) Lauril Asam Sulfat (LAS) + NaOH menghasilkan Natrium Lauril Sulfat (detergen lunak)

b. Bahan penunjang
Bahan penunjang pada detergen digunakan STPP (Sodium Tri Poli Phosphat/Natrium
Tri Poli Phosphat) berfungsi menunjang kerja bahan penurun tegangan permukaan.

c. Bahan pengisi
Bahan pengisi detergen digunakan untuk memperbesar volume materi.

d. Bahan pengikat
Sebagai bahan pengikat digunakan air, yaitu untuk mencampurkan semua bahan (media).

e. Bahan tambahan
Sebagai bahan tambahan digunakan CMC (Carboxy Metyl Cellulose), agar kotoran
yang terikat detergen tidak melekat kembali ke bahan yang dicuci.

f. Bahan pewangi dan pewarna
Bahan pewangi dan pewarna digunakan agar detergen mempunyai warna dan aroma
yang spesifik untuk membedakan dengan merk lain dan sesuai dengan warna dan aroma yang diminati konsumen.

Semua bahan dicampur dan dapat dibentuk pasta (krim) atau disemprotkan lewat menara
sehingga menghasilkan butiran-butiran.

Pembuatan garam dapur
Garam dapur digunakan oleh ibu-ibu bumbu masak. Garam dapur berasa asin, masakan
yang kurang garam berasa hambar. Molekul garam dapur terdiri dari satu atom natrium (Na) yang bergabung dengan satu atau chlor (Cl) menjadi molekul NaCl.

Pembuatan garam dapur dapat dilakukan dengan proses sebagai berikut.
a. Air laut masuk ke kolam/tambak penampungan air laut, saat terjadi pasang naik.
b. Air laut yang sudah masuk kolam, mengalami pemanasan oleh sinar matahari, sehingga didapat kristal-kristal garam dapur NaCl yang belum steril.
c. Kristal garam dapur diambil di proses di pabrik guna sterilisasi dan pembersihan.
Selanjutnya...

18 February 2013

KONSEP PARTIKEL DAN MATERI

Benda-benda yang lunak seperti kapur tulis, jika kita potong menjadi dua, salah satu
potongan kapur dapat dibagi lagi menjadi dua. Salah satu bagian, dapat dibagi lagi menjadi dua lagi dan jika pembagian diteruskan sehingga bagian-bagian kapur menjadi sangat kecil, akhirnya bagian itu tidak dapat dibagi lagi.

Menurut Democritus bagian terkecil benda yang tidak dapat dibagi lagi disebut atom.
Dalam bahasa Yunani atom berarti tidak dapat dibagi lagi, sedangkan Aristoteles berpendapat bahwa atom dapat dibagi lagi menjadi bagian-bagian yang lebih kecil yang tidak dapat dibagi lagi.

Pada tahun 1803 John Dalton, seorang guru sekolah di Inggris yang ahli dalam bidang
kimia dan fisika, berdasarkan penemuan saat itu, mengajukan suatu teori yang menegaskan bahwa materi terdiri atas atom.

1. Postulat Teori Atom Dalton
Postulat Dalton tentang atom adalah :
a. Setiap materi terdiri atas partikel yang ia sebut atom.
b. Unsur adalah materi yang terdiri atas atom-atom yang sejenis.
c. Atom suatu unsur adalah identik, tetapi berbeda dengan atom unsur lain.
d. Senyawa adalah materi yang terdiri atas dua atau lebih jenis atom dengan perbandingan tertentu.
e. Atom tidak dapat diciptakan maupun tidak dapat dimusnahkan dan tidak dapat diubah
menjadi atom lain melalui reaksi kimia. Reaksi kimia hanyalah penataan ulang
(reorganisasi) atom.

2. Atom, Molekul, dan Ion
Menurut Dalton semua materi terdiri atas atom. Untuk selanjutnya kita akan mempelajari
tentang partikel-partikel materi yang meliputi atom, molekul, dan ion.

a. Atom
Atom merupakan bagian terkecil dari unsur. Atom bersifat tidak bermuatan (netral).
Setiap unsur terdiri dari sejenis atom, artinya bahwa atom-atom unsur yang sama
mempunyai sifat yang sama. Oleh sebab itu, atom unsur diberi lambang yang sama dengan lambang unsurnya.

Jadi, atom nitrogen diberi lambang N dan atom karbon dengan lambang C. Atom unsur
yang satu berbeda dengan atom unsur yang lainnya. Perbedaan itu dapat diibaratkan bahwa butir-butir jagung tidak sama dengan butir-butir beras.

b. Molekul
Atom-atom memiliki kecenderungan stabil dengan cara mengikat atom lain yang sama
atau tidak sama. Molekul yang terdiri dari atom-atom yang sama kita sebut molekul unsur, sedangkan yang terdiri dari atom-atom yang berbeda disebut molekul senyawa.

c. Ion
Ion adalah atom atau molekul yang bermuatan listrik, dapat positif maupun negatif. Ion
bermuatan negatif disebut anion, terjadi karena atom atau molekul menangkap elektron,
satu atau lebih. Sedangkan ion yang bermuatan positif disebut kation, terjadi karena atom
atau molekul melepaskan satu atau lebih elektron. Ion yang terdiri dari satu atom disebut ion tunggal, dan ion yang terdiri dari dua atom atau lebih disebut ion poliatom.

Selanjutnya...