Penelitian kesetaraan energi mekanik dengan energi kalor dilakukan pertama kali oleh Mayer tetapi hasilnya belum memuaskan. Kemudian Joule melakukan percobaan dengan berbagai alat untuk mendapatkan hasil yang lebih teliti.
Salah satu alat yang digunakan oleh Joule adalah alat yang dapat mengubah energi potensial (Ep=m.g.h) menjadi energi kalor. Besaran m merupakan massa beban, h merupakan ketinggian beban dan g percepatan gravitasi bumi.
Prinsip kerja alat Joule sebagai berikut:
Bejana berisi air di dalamnya terdapat pengaduk yang terhubung dengan pemutar. Untuk memutar pengaduk dilakukan oleh beban yang dihubungkan dengan tali ke roda pemutar.
Ketika beban bergerak turun maka terjadi pengurangan energi potensial yang berubah menjadi energi gerak pada pengaduk, gerakan pengaduk tersebut akan mengubah suhu air dalam bejana.
Satuan kalor pada awalnya adalah kalori. Satu kalori ditetapkan sebagai banyaknya kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu 1 gram air sebesar 10 C. Tetapi hasil percobaan yang dilakukan oleh Joule menunjukkan bahwa untuk suhu air yang berbeda membutuhkan kalor yang berbeda pula, maksudnya adalah untuk menaikkan suhu air sebesar 10 C pada air yang bersuhu 00 C berbeda dengan air yang bersuhu 150 C.
0 comments: on "KONSEP DASAR KALOR"
Post a Comment