14 February 2013

PERPINDAHAN KALOR SECARA KONDUKSI

Kita tidak akan berani memegang ujung besi yang ujung satunya sedang dipanasi, (misalnya sedang di las). Mengapa demikian ? Karena ujung besi yang kita pegang
tersebut lama-kelamaan akan terasa panas. Perpindahan panas yang terjadi dari ujung yang satu ke ujung besi yang lain disebut dengan konduksi panas.

Penerapan untuk mencegah konduksi panas dalam kehidupan sehari-hari sangatlah mudah kita jumpai. Misalnya ibu kita selalu menggunakan alat-alat dapur dengan pegangan tahan panas. Bagaimana menjelaskan proses terjadinya peristiwa tersebut?

Perpindahan secara konduksi terjadi karena bagian besi yang dipanaskan partikelnya akan bergetar lebih cepat, semakin panas getaran partikel semakin cepat. Partkel yang terus-menerus dipanaskan akan bergetar lebih cepat dan menumbuk partikel di dekatnya yang getarannya lebih lambat.

Apabila besi dipanaskan terus maka getaran akan merambat hingga ke ujung batang besi yang lainnya Hantaran atau perambatan kalor hanya terjadi apabila ada perbedaan suhu, maka kecepatan hantaran kalor tergantung pada perbedaan suhu antara ke dua ujung
batang dan tergantung juga pada jenis bahan/hantaran bahan terhadap panas (k), luas permukaan bahan (A) serta panjang bahan (L).

Zat/benda yang mudah menghantarkan kalor/panas disebut konduktor panas atau penghantar kalor yang baik. Sedangkan zat yang tidak dapat menghantarkan panas disebut isolator panas atau penghantar kalor yang buruk.
Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

0 comments: on "PERPINDAHAN KALOR SECARA KONDUKSI"

Post a Comment