15 February 2013

KONSEP DASAR REAKSI KIMIA

Jika kalian memperhatikan atau mengamati kejadian di sekitarmu, kalian akan memperoleh kejadian yang mengubah identitas dari suatu zat, misalnya beras yang  ditanak menjadi nasi atau sayur –sayuran yang diolah untuk hidangan makan. Beras yang ditanak akan mengalami beberapa proses sehingga akan mengalami menjadi nasi yang putih dan lunak, perubahan ini dinamakan perubahan kimia atau reaksi kimia, di sekitar tempat kalian tinggal tentunya banyak contoh yang lain. coba cari dan sebutkan ciri-cirinya.

Reaksi Kimia Menghasilkan Endapan
Pada kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Semarang dan sebagainya, orang mengkonsumsi air PAM. Coba kalian pikir darimana perusahaan air minum tersebut memperoleh air? Air minum tersebut diperoleh dari pengolahan air sungai yang telah diproses dengan teknik penjernihan. Air sungai yang kotor dicampur dengan tawas maka akan menghasilkan endapan dan kemudian disaring selanjutnya untuk menstrerilkan air tersebut diberi kaporit setelah diendapkan semalam baru kemudian layak dikonsumsi, juga sebelumnya direbus dulu.

Disekitar tempat tinggal kalian juga ada reaksi kimia yang menghasilkan endapan, misalnya panci yang dipakai untuk merebus air pada bagian dasarnya terdapat endapan. Zat apa yang menempel pada panci tersebut? Zat yang menempel pada panci merupakan senyawa karbonat yang terbentuk saat air yang mengandung kapur dipanaskan sehingga kapur terurai dan mengendap serta menempel pada bagian dasar panci, air yang demikian disebut air sadah. Ciri khas air yang mengandung sadah, jika dilarutkan sabun maka tidak membuih atau berbusa, hal ini disebabkan saat bereaksi membentuk endapan.

Reaksi Kimia Menghasilkan Gas
Dalam kehidupan sehari-hari, sebenarnya banyak reaksi kimia yang menghasilkan gas, misalnya: sampah yang membusuk atau orang mengelas besi dengan karbit. Ketika karbit dimasukan dalam air, maka akan menghasilkan gas karbit. Gas ini ditampung untuk memenaskan logam yng dipakai keperluan mengelas atau mempercepat pemasakan buah.

Reaksi Kimia Menghasilkan Warna
Pada saat terjadi terjadi reaksi kimia dapat diketahui dengan perubahan atau peristiwa yang menyertainya, dalam reaksi kimia ada yang berlangsung cepat ada juga yang lambat, perubahan yang paling cepat diamati adalah warnanya. Misalnya buah yang  masak atau alat-alat rumah tangga yang terbuat dari logam yang lama kelamaan berubah warnanya, misalnya besi berkarat menjadi hitam, alat dari tembaga berubah menjadi kehijauan, alat dari perak akan berubah menjadi hitam.

Reaksi Kimia Menghasilkan Perubahan Suhu
Pernahkah kalian makan tape atau tempe? Mengapa tempe atau tempe dalam pembuatannya harus ditutup dengan rapat?. Pada proses pembuatan tape atau tempe menggunakan ragi, sehingga terjadi reaksi kimia yang melibatkan energi. Energi yang menyertai reaksi kimia dapat berupa panas, cahaya, suara atau energi listrik.

Pada reaksi kimia yang menghasilkan panas disebut reaksi eksoterm, misalnya pembakaran, peragian, pembusukkan. Hasil panas yang didapat dari reaksi kimia ini dapat diketahui dengan mengukur perubahan suhunya memakai termometer. Pada reaksi kimia yang memerlukan energi disebut reaksi endoterm, misalnya : fotosintesis. Pada fotosintesis dapat terjadi apabila ada sinar matahari atau cahaya dari lampu yang memiliki panjang gelombang dan frekuensi yang sama dengan sinar matahari.
Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

0 comments: on "KONSEP DASAR REAKSI KIMIA"

Post a Comment